SAYANG-SAYANG
DITIMPA MALANG
Oleh: Gyta Ryandika
...ayam kampus, ayam
siapa?
Entah
apa yang harus aku lakukan kali ini. Berhenti atau menyelesaikan hingga akhir?
Jika dibatalkanpun rasanya tidak mungkin. Tamu undangan yang tak lain tetangga,
kerabat, dan teman sudah berkumpul hendak menonton drama ini sampai akhir.
Walau tak banyak dari mereka yang hadir.Aku menghela napas panjang, menoleh ke
arah perempuan tengah baya yang jaraknya tiga meter dari tempatku berdiri. Ibu
tersenyum dan menganggukkan kepala. Seketika rasa ragu buyar dari hadapanku.
Hanya nama Amira bin Dardjo yang menjadi perhatian utamaku.